Senin, 07 Agustus 2017

Karya Ilmiah "SUKSES ADALAH HAK SAYA"

KARYA ILMIAH
“SUKSES ADALAH HAK SAYA”
(Tema : Become A Successful Entrepreneur)

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata kuliah Kewirausahaan
Dosen : Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto



 




Nama
: Irene Grace Rorong


Kelas
: KWU-7







PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
2017




ABSTRAK

Di era sekarang dimana pertumbuhan teknologi informasi yang begitu pesat, diikuti dengan kebutuhan manusia yang semakin tinggi, keinginan untuk memenuhi  kebutuhan dengan cara yang instan membuat manusia melakukan berbagai macam cara untuk menjadi orang sukses. Sayangnya tidak sedikit orang dapat bertahan pada proses menuju kesuksesan. Dalam hal ini adalah ketika memulai usaha baru banyaknya kegagalan yang muncul kerap kali membuat seorang pengusaha memutuskan untuk menghentikan langkahnya menuju kesuksesan. Kesuksesan yang sebenarnya lahir dari ketekunan dan tahan uji oleh mental sang pengusaha. Karya ilmiah ini bertujuan untuk membahas kiat-kiat menjadi wirausaha sukses yang mampu bersaing di bidangnya masing-masing.



DAFTAR ISI

ABSTRAK ........................................................................................................................  i
DAFTAR ISI ....................................................................................................................  ii
BAB I PENDAHULUAN ...............................................................................................  3
A.    Fenomena ..........................................................................................................  3
B.     Masalah .............................................................................................................  7
C.     Manfaat dan Tujuan .........................................................................................  8
BAB II LANDASAN TEORI ........................................................................................  9
A.    Entrepreneurship dan Entrepreneur ............................................................  9
B.     Alasan menjadi Entrepreneur ........................................................................  9
C.     Faktor pada Entrepreneur ...............................................................................  10
D.    Technopreneurship dan Teknopreneur ........................................................  11
BAB III PROSES DAN HASIL ....................................................................................  12
A.    Proses .................................................................................................................  12
B.     Hasil ...................................................................................................................  21
BAB III KESIMPULAN ................................................................................................  23
DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................................  24




BAB I
PENDAHULUAN

A.    Fenomena
Kemajuan ilmu pengetahuan selalu diikuti oleh perkembangan teknologi. Hal ini dibuktikan oleh kebutuhan manusia yang kian hari kian meningkat. Meningkatnya kebutuhan manusia juga mempengaruhi tingkah laku kehidupan manusia. Manusia dewasa ini cenderung melakukan berbagai macam cara guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Lapangan pekerjaan yang ada rasanya hampir tidak mampu menampung begitu banyaknya manusia yang berusaha bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Di Indonesia tercatat hingga Agustus 2013 sebanyak 110,8 juta orang berhasil mendapatkan lapangan pekerjaan. Namun tak dapat dipungkiri masih sekitar 7,17 juta orang pada Agustus 2013 yang menjadi pengangguran.
Mental hanya menjadi “pekerja bagi orang lain” masih menjadi tradisi di negara ini, sehingga setiap tahunnya pengangguran makin bertambah dikarenakan jumlah manusia produktif yang bertambah tidak berbanding lurus dengan lapangan pekerjaan yang tersedia. Kurangnya pengetahuan dan keberanian membangun usaha sendiri menjadi faktor utama membengkaknya angka pengangguran di Indonesia. Ketakutan akan kegagalan yang akan dihadapi membuat sebagian besar masyarakat enggan mengeluarkan ide-ide kreatifnya untuk membangun usaha sendiri.
Salah satu kriteria suatu negara dikatakan maju yaitu banyaknya pengusaha-pengusaha di dalamnya misalnya, China yang merupakan negara terkenal dengan  banyaknya pengusaha-pengusaha yang handal, sehingga membawa dampak bagi negaranya yang bertujuan untuk mencapai yang dicita-citakan negara tersebut.
Negara tanpa pengusaha dapat dikatan negara berjalan ditempat ataupun miskin, karena Pengaruh pengusaha sangatlah besar, misalnya untuk mengurangi kemiskinan, pengangguran,  membantu pemerintah dalam hal pembangunan infrasturktur, serta menumbuh kembangkan pengusaha-pengusaha baru, sehingga dapat membuka usahanya sendiri.
Namun dikatakan sebagai pengusaha sukses pasti mengalami suatu proses, baik itu tekanan, persaingan dan masalah lainnya, Ketika seorang pengusaha dapat melewati proses tersebut maka dia dapat dikatakan “pengusaha sukses”. Contoh pengusaha-pengusaha besar yang awalnya memulai dari nol yaitu Merry Riana yang dimana mengalami kegagalan beberapa kali, tapi ketika dia bangkit dari kegagalannya itulah yang membawanya menjadi pengusaha sukses.
Banyak orang membuka usaha memulai dari nol namun usahanya berjalan ditempat tidak ada kemajuan dan bahkan semakin mundur, hal ini dapat kita lihat di negara kita sendiri misalnya usaha-usaha kecil seperti rumah makan dan usaha lainnya. Ada juga orang membuka usaha namun pada saat mengalami kegagalan tidak mau bangkit lagi. Hal ini dikarenakan karena tidak kuatnya dasar /fondasi serta perencanaan.


Disini dapat kita lihat bahwa cara menjadi pengusaha yang sukses yaitu :
1.        Perencanaan
Perencanaan sangatlah penting dalam membangun suatu usaha baik itu jangka pendek maupun jangka panjang.
Dalam perencanaan jangka pendek tentunya kita harus memikirkan apa saja yang perlu dibutuhkan untuk membuka suatu usaha misalnya : tempat usaha, modal, peralatan dan kebutuhan-kebutuhan lainnya.
Sedangnkan jangka panjang kita memikirkan golnya suatu usaha, memprediksi beberapa tahun ke depan produk apa yang sesuai dengan pasar, dan lain sebagainya.

2.        Mental
Mental berbicara tentang watak atau batin. Membagun suatu mental bukanlah segampang membalikkan telapak tangan itulah membutuhkan suautu proses, dengan kejadian-kejadian yang kita alami setiap hari secara tidak sadar kita membangun mental kita sendiri.

3.        Nekat
Nekat bukan berarti melakukan sesuatu hal yang tidak di perhitungkan dan tidak diketahui walaupun hasilnya kita tidak tahu, namun sebaliknya kita mengetahui apa yang kita lakukan walaupun yang kita ketahui tersebut belum jelas (abu-abu) sehingga kita berani untuk melakukan hal tersebut. Disini sangat membutuhkan keberanian dalam mengambil keputusan.
4.        Inovatif
Ini berbicara tentang produk apa yang akan kita buat yang sesuai dengan pasar.
Banyak orang memilih untuk mendapatkan segala sesuatu dengan instan, tanpa ingin melalui proses yang panjang, akibatnya banyak terjadi persaingan tidak sehat antar pengusaha di Indonesia khususnya.
            Pengusaha pengusaha pada umumnya cenderung mencari keuntungan yang banyak tanpa memikirkan kualitas produk atau jasa yang di jual. Hal ini menjadi salah satu faktor kegagalan wirausaha di Indonesia.



B.     Masalah
Masalah yang kerap kali terjadi dalam proses mencapai kesuksesan seorang wirausaha adalah :
a.      Tidak kompeten
Pelaku wirausaha tidak memiliki kemampuan mengelola usaha.
b.      Kurang berpengalaman.
Pelaku wirausaha tidak memiliki pengalaman yang cukup dalam menjalankan usaha
c.      Kurang dapat mengelola keuangan.
Pelaku wirausaha terlalu boros dan tidak dapat memutar alur keuangan, sehingga usaha mengalami kerugian.
d.      Perencanaan yang gagal
Perencanaan cenderung berlebihan dan tidak berorientasi kepada pasar, akibatnya eksekusi gagal dilakukan.
e.      Sikap tidak sungguh-sungguh dalam menjalankan usaha
Sikap yang cuek, asal-asalan dalam menjalankan usaha akan berakibat fatal pada usaha yang dijalankan. Sebaliknya, ketika menjalankan usaha dengan kegigihan, ketekunan dan niat yang baik niscaya hasil tidak akan pernah menghianati proses dan usaha.



C.    Manfaat dan Tujuan
Manfaat serta tujuan dari karya ilmiah ini adalah :
1.      Mengetahui cara-cara untuk menjadi wirausaha yang sukses
2.      Mengetahui faktor-faktor yang kerap menjadi penyebab kegagalan berwirausaha.
3.      Mendorong pembaca untuk menjadi pengusaha yang sukses
4.      Mengurangi pengangguran yang ada di Indonesia dengan memberi wawasan untuk menjadi pengusaha sukses sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan baru yang menyerap banyak tenaga kerja Indonesia.





BAB II
LANDASAN TEORI


A.      Entrepreneurship dan Entrepreneur
Banyak yang ber tanya apa Itu Entrepreneurship?
Eddy Soeryanto Soegoto (2014:26) Entrepreneurship atau kewirausahaan adalah usaha kreatif yang dibangun berdasarkan inovasi untuk menghasilkan sesuatu yang baru, memiliki nilai tambah, memberi manfaat, menciptakan lapangan kerja dan hasilnya berguna bagi orang lain.
Sedangkan Entrepreneur menurut Eddy Soeryanto Soegoto (2014:26) Entrepreneur atau wirausaha adalah orang yang berjiwa kreatif dan inovatif yang mampu mendirikan, membangun, mengembangkan, memajukan dan menjadikan perusahaannya unggul. Contohnya Ir. Ciputra, Dr. Mooryati Soedibyo, Bob Sadino, Mohtar Ryadi, James Riadi, Ir. Aburizal Bakrie.
B.       Alasan menjadi Entrepreneur
Eddy Soeryanto Soegoto (2014:3) Menjadi entrepreneur merupakan tantangan menarik yang perlu diwujudkan dalam suatu karya nyata membangun suatu Bisnis atau  Usaha atau sebuah Perusahaan.
Berikut ini adalah gambaran tentang peran, Aktivitas, dan Nilai Positif menjadi seorang entrepreneur :
1.      Pekerjaan mulia
2.      Pekerjaan menyenangkan
3.      Menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran
4.      Mengurangi kemiskinan
5.      Menentukan kemajuan suatu bangsa
6.      Menentukan Perkembangan Ekonomi
7.      Mencerdaskan bangsa dan dunia
8.      Menjadi orang kaya
9.      Dikenal banyak orang
10. Pimpinan partai politik
11. Pimpinan negara dan pemerintahan
12. Pahlawan pembangunan
13. Kisah sukses para entrepreneur

C.    Faktor pada Entrepreneur
Banyak faktor yang harus ada pada diri seorang entrepreneur berikut faktor tersebut menurut Eddy Soeryanto Soegoto (2014:35)
1.        The Creativity
Kreatif menghasilkan sesuatu yang baru dengan menambahkan nilainya. Pertambahan nilai ini tidak hanya diakui oleh wirausahawan semata namun juga audiens yang akan menggunakan hasil kreasi tersebut.
2.      The Commitmen
Memiliki komitmen yang tinggi terhadap apa yang ingin dicapai dan dihasilkan dari waktu dan usaha yang ada.
3.      The Risk
Siap menghadapi risiko yang mungkin akan timbul, baik risiko keuangan, fisik dan risiko sosial.
4.      The Reward
Penghargaan yang utama adalah independensi atau kebebasan yang diikuti dengan kepuasan pribadi. Sedangkan reward berupa uang biasanya dianggap sebagai suatu bentuk derajat kesuksesan usahanya.

D.    Technopreneurship dan Teknopreneur
Eddy Soeryanto Soegoto (2014:36) Technopreneurship (technology entrereneurship), merupakan bagian dari entrepreneurship yang menekankan pada faktor teknologi, yakni kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam proses bisnisnya.
Eddy Soeryanto Soegoto (2014:36) Teknopreneur adalah orang yang mampu membuat, berkreasi dan berinovasi atas suatu produk yang dijual ke pasar.



BAB III
PROSES DAN HASIL


A.    Proses
Dalam proses menuju wirausaha yang sukses, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan tetapi dibutuhkan kerja keras, kerja cerdan serta kegigihan sang wirausaha.  Dalam berwirausaha biasanya mengalami kesulitan di awal ketika ingin memulai mulai muncul pikiran pikiran negatif, antara lain tidak akan laku, tidak menarik, tidak bermutu, tidak dapat bersaing dan masih banyak lagi. Namun hal inilah yang akan menghambat langkah calon wirausaha, padahal tanpa langkah awal tidak akan pernah terjadi sesuatu apapun.
Berikut adalah beberapa kiat-kiat menjadi wirausaha yang sukses antara lain :
a.             Selalu Melibatkan Tuhan dalam pekerjaan
Ketika kita melakukan selaa sesuatu dengan izin dan campur tangan Tuhan, percayalah apapun yang kita lalukan, seberat dan sesulit apapu, kita dapat melakukannya.
Nothing is Imposible with God!
b.             Semua diawali dengan impian dan imajinasi kita
Segala sesuatu yang ditemukan manusia di dunia ini adalah hasil dari suatu impian dan imajinasi. Dahulu mungkin banyak orang berpikir bahwa mustahil untuk berbicara dengan orang yang jarak nya jauh dengan hanya menunggu hitungan detik. Tetapi ada beberapa orang yang berimajinasi bahwa hal itu mungkin terjadi, seorang yang ada di Amerika dapat berbicara dengan orang yang ada di Indonesia dan ternyata hasilnya sekarang ini kita menikmati teknologi tersebut. Imajinasi dan impian yang besar jika di iringi dengan usaha yang keras pasti akan membuahkan hasil pada waktunya. Selain itu kita harus mempunyai visi agar kita tahu tujuan dan target kita sehingga seiring berjalannya waktu tidak hanya berlalu begitu saja tetapi banyak terobosan yang dapat kita capai.
Hanya seorang yang berani bermimpi yang akan berani pula melakukan terobosan untuk karya-karya yang sederhana menjadi besar, dan dengan bermimpi juga kita memotivasi diri kita untuk melakukan sesuatu untuk mencapai impian kita tersebut.

c.             Semangat dan Gigih
Antusiasme menjadi modal awal seseorang memulai usaha dan perjuangan demi suatu keberhasilan. Jika kita patah semangat, yakinlah cepat atau lambat kegagalan akan menghampiri kita. Karena semangat yang loyo juga akan ikut menghilangkan motivasi kita untuk mencapai sesuatu. Tetapi jika kita bersemangat, hal yang mengecewakanpun tidak akan tampak mengecewakan karena kita selalu akan dapat melihat dengan sisi positifnya. Jika kita mulai tidak semangat, cari lah hal yang dapat mengembalikan motivasi dan semangat kita misalnya dengan mengingat kembali tujuan kita serta mengingat perjuangan yang telah kita jalani dari awal.

d.             Tekun
Memiliki keyakinan serta tekun juga merupakan cara agar kita mencapai kesuksesan dalam usaha yang kita jalani. Dengan ketekunan, hal yang sulit sekalipun akan dapat kita lakukan. Batu karang yang kokoh yang kuat, akan susah dihancurkan dengan sekali pukulan tetapi ombak air laut dapat mengikis batu karang tersebut hingga hancur walaupun dengan waktu yang lama karena air laut terus menerus dengan tekun mengeruk batu karang tersebut.
Ingatlah, jika kita tekun tidak ada satu hal pun yang dapat menghentikan kita.

e.             Bersedia di kritik dan menerima saran
Tentu sering kali sebagai manusia kita merasa tersinggung bila menerima kritikan, apalagi jika kritikan tersebut sangat keras. Namun jika kita telaah lebih lagi, kritik lah yang dapat membangun kita. Dengan adanya kritikan dan masukan, kita dapat mengetahui segala sesuatu yang mungkin tidak kita pikirkan. Dan mungkin dari situ lah lahir ide bahkan peribahan-perubahan yang akan membuat usaha kita lebih sukses.
Abaikan suara-suara sumbang yang sengja akan menjatuhkan kita, tetapi terimalah kritik masukan serta saran yang membangun demi kemajuan usaha yang kita jalani.

f.              Jangan suka menunda-nunda sesuatu
Waktu tidak dapat diputar kembali. Jika kita menunda sesuatu hal sepele sekalipun pasti akan mempengaruhi banyak hal. Tak jarang hal tersebut adalah hal yang sangat penting. Lakukanlah sekarang juga selagi ada kesempatan.

g.             Memprioritaskan hal yang penting
Dalam menjalankan usaha, aka nada banyak hal yang harus dikerjakan. Tetapi kita pasti akan dapat membaginya kedalam beberapa tingkatan yaitu :
1.      Penting dan mendesak
2.      Penting tetapi tidak mendesak
3.      Tidak Penting tetapi mendesak
4.      Tidak penting dan pidak mendesak
Kerjakanlah menurut prioritas yang ada. Belajarlah membuat skala prioritas, sehingga dalam prosesnya kita dapat melakukan dengan efektif dan efisien.

h.             Mengutamakan kualitas
Hal yang penting yang tidak boleh kita lupa adalah kualitas produk/jasa yang kita jual. Jangan kecewakan konsumen dengan ambisi kita untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya. Jika kualitas produk atau jasa yang kita tawarkan baik, pasti konsumen akan berdatangan bahkan akan mengajak orang lain untuk menikmati produk/jasa yang kita jual.
Jika kita setia dalam mempertahankan kualitas produk kita, maka usaha kita pastinya akan cenderung bertahan lebih lama.

i.               Berani gagal
Roda itu berputar begitupun juga dengan kehidupan manusia. Tidak selamanya usaha kita akan ada diatas. Ada saatnya kita harus mengalami kegagalan atau hal yang tidak kita sukai. Tetapi juka kita berani dan terus maju, resiko kegagalan sebesar apapun tidak akan jadi penghalang kita juga untuk terus maju mencapai apa yang kita mau. Jangan jadi pengecut yang hanya dapat berhayal tanpa mewujudkan mimpinya.

j.               Mengerjakan dengan TOTAL
Sifat mengerjakan segala sesuatu dengan setengah setengah akan membuat usaha kita juga setengah setengah. Belajarlah melakukan semuanya dengan total dan memberi yang terbaik. Karena dengan memberi sesuatu yang terbaik, niscaya kita juga akan menerima yang terbaik. Jangan sampai kita berhenti di tengah jalan, bertanggung jawablah dengan apa yang telah kita pilih dan selesaikan hingga akhir.


k.             Kreatif dan Inovatif
Penting untuk kita menjadi pribadi yang kreatif, karena pada dasarnya manusia akan cepat bosan dan menemukan titik jenuh ketika menerima sesuatu hal yang sama secara terus menerus. Begitu juga dengan barang dan jasa yang kita tawarkan jika tidak ada inovasi, kita akan tertinggal oleh zaman dan orang tidak akan tertarik lagi dengan produk dan jasa kita.
Seorang wirausaha harus jeli melihat keinginan konsumen sekitar, produk dan jasa yang unik cenderung akan “viral” di masyarakat. Berkreasilah, kembangkan segala ide yang ada diotak serta segera realisasikan, jangan menunggu lebih lama.

l.               Jangan mencampur adukan masalah pribadi dengan usaha
Jika kita tidak dapat mengendalikan diri kita untuk membedakan mana urusan pribadi dan usaha, kita akan terjatuh dengan sendirinya. Dimulai dari kemungkinan tindak korupsi yang akan terjadi, karyawan yang tidak nyaman serta konsumen juga akan dapat merasa tidak nyaman.




Strategi yang harus diterapkan adalah :
1.      Menentukan produk yang tepat
Langkah awal memulai usaha adalah menentukan produk/jasa yang cocok dengan pasar.
untuk menentukan produk yang tepat, kita harus melalukan riset atau survei dahulu ke lapangan. Produk yang baik adalah yang diminati banyak orang, dengan pesaing yang sedikit. Banyak informasi yan telah disediakan di internet, sebaiknya calon wirausahawan rajin-rajin untuk mencari tahu perkembangan pasar untuk melihat peluang

2.      Mencari tahu keadaan dan target pasar
Wirausaha yang baik adalah wirausaha yang dapat melihat peluang pasar
dan bukan hanya pandai memilih produk.
Target pasar dibedakan menjadi 4, yaitu
a.      Target produk
b.      Target lokasi
c.      Target demografi
d.      Target psikografi
Dengan lebih dahulu tepat menentukan target pasar, kita akan dapat melihat peluang besar dan mendapatkan strategi bisnin yang lebih baik.

3.      Memilih strategi media promosi yang tepat
Ada banyak media yang dapat digunakan sebagai media promosi, mulai dari media cetak, media elektronik, media masa, namu perlu diketahui bahwa tidak semua media tepat dan dapat digunakan dengan efektif. Sesuaikanlah kepada sasaran produk anda. Jika produk anda akan ditawarkan kepada anak-anak, jangan memilih media promosi melalui koran dan masih banyak lagi.
Salah satu cara memanfaatkan media yang ada dengan perkembangan teknologi saat ini misalnya melalu sosial media. Dengan hanya bermodalkan kuota, kita dapat mempromosikan produk kita dengan luas dan maksimal karena pada era sekarang hampir semua kalangan menggunakan seosial media contohnya facebook.
Tetapi hal yang harus diwaspadai adalah banyaknya kejahatan di dunia maya. Kita juga harus menetapkan strategi yang tepat untuk mencegah datangnya kejahatan dari sosial media agar produk yang kita tawarkan tetap diminati.

4.      Mencari strategi promosi yang kreatif
Sesuatu yang dilakukan secara terus menerus dengan pasar yang sama akan membuat hal tersebut membosankan. Butuh kreatifitas yang tinggi bagi kita calon wirausaha. Hal-hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :
a.      Dapatkan kepercayaan pelanggan
Pelanggan harus puas dan percaya dengan produk yang kita tawarkan dengan pelayanan kita yang baik.

b.      Jangan lupakan layanan after sales
Marketing yang baik akan membuat proses bisnis kita juga baik

c.      Berikanlah harga murah diawal penjualan
Kesan awal menentukan usaha kita kedepannya. Memberikan harga murah di awal merupakan salah satu strategi yang baik untuk menarik pelanggan. Harga yang murah dengan kualitas yang tetap baik.

d.      Menyarankan produk lain
Jika produk yang dicari oleh pelanggan tidak tersedia, ada baiknya dengan ramah dan sopan kita sebagai wirausaha memberikan solusi lain misalnya menyarankan produk lain.
  
B.     Hasil

Kesuksesan diawali itu diawali dari kebiasaan kecil. Terkadang manusia menganggap hal kecil itu merupakan hal yang biasa namun dari hal yang kecil maupun terlalu kecil itu sangat berpengaruh besar pada perubahan pribadi setiap manusia. Dalam meraih kesuksesan tidak segampang seperti kita membalikkan telapak tangan, kita harus melewati berbagai tantangan dan proses yang tidak sebentar. Banyak tantangan dan rintangan yang harus kita hadapi. Lingkungan merupakan salah satu faktor pembentuk pribadi setiap diri manusia dan yang menjadi faktor utama terbentuknya pribadi setiap diri manusia itu adalah keluarga. Keluarga menjadi penentu bagaimana orang tua mendidik anak-anaknya. Terkadang banyak anak-anak yang kurang akan didikan sehingga terbentuknya karakter anak-anak tersebut malah membuat pribadi yang membangkang.
Banyak wirausaha yang sukses itu terbilang sukses karena terbentuk karakter yang sudah terbilang bagus baik dari lingkungan dan keluarga. Kunci dari kesuksesan itu bukan hanya dari faktor dalam diri sendiri juga tetapi dari segi bagaimana kita menjalin hubungan yang baik dengan teman rekan kerja. Bukannya ingin pilih-pilih tetapi teman rekan dalam pekerjaan harus diseleksi, ibaratkan kita sebuah mesin motor para kolega itu adalah olinya. Jika olinya berkualitas buruk , mesin tidak akan mencapai kemampuan maksimal.

Jika kita telah berhasil menjalankan kiat-kiat menjadi wirausaha yang sukses, maka hal-hal berikut merupakan hasil yang akan kita dapat :
1.      Menjadi wirausaha yang tidak pantang menyerah
Mencapai sesuatu mudah, tetapi jauh labih sulit mempertahankan kesuksesan tersebut. Jika kita menjalani setiap proses dan menghargai setiap proses yang ada, percayalah kita akan menjadi wirausaha-wirausaha yang tetap bertahan walaupun pesaing berguguran.

2.      Menjadi wirausaha teladan
Kesuksesan yang kita capai dengan kerjakeras dan keringat pasti akan menjadi contoh untuk banyak orang di luar sana. Pelajaran hidup yang dapat diteladani bukan ketika kita memulai dengan mudah dan tanpa tantangan melainkan menjalani proses berat sekalipun. Begitu banyak kisah inspiratif orang-orang sukses karena kerjakeras, kegagalan dan kemudian bangkit serta semangat yang tak padam. Jadila inspirasi bagi banyak orang!

3.      Menjadi wirausaha yang santun
Kesuksesan yang diraih dengan kerasnya proses hidup pasti akan membentuk wirausahanya untuk mengerti apa arti perjuangan, sehingga biasanya para wirausaha yang sukses akan lebih menghargai dan santun kepada pebisnis lainnya yang tengah berjuang.


BAB IV
KESIMPULAN


Menjadi sukses adalah hak setiap kita. Kesuksesan sebenarnya terbuka lebar, tetapi proses untuk menjadi seseorang yang sukses khususnya wirausaha yang sukses adalah sesuatu hal yang cukup sulit untuk dilakukan. Namun sesuatu yang dihasilkan dengan proses yang panjang pastinya kan mengasilkan sesuatu yang baik dan tidak akan luntur dengan mudahnya. Tidak ada hasil yang akan menghianati usaha. Kesuksesan tidak diraih hanya dengan berhayal, menunggu dan menunda, tetapi dengan kerja keras, kerja cerdas, antusias dan semangat yang tak pernah padam. Selalulah berpikir ketika kita akan menyerah, bahwa tujuan kita tinggal selangkah lagi. Dengan terus berpikir seperti itu, kita akan terus semangat menjalani tugas dan tanggungjawab kita.



DAFTAR PUSTAKA

Soegoto, Eddy Soeryanto. 2014. Entrepreneurship Menjadi Pebisnis Ulung, Edisi Revisi. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo